Dalam hidup, manusia selalu mempunyai pilihan. Tuhan tak pernah memberikan pilihan "apakah kita mau atau tidak untuk menerima suatu ujian/masalah/cobaan?". Yang ada, hanyalah pilihan "dengan bagaimana kita menerimanya?".
Apakah kita akan menerimanya dengan menangis atau tersenyum atau mungkin tertawa (~_~) ?. Setiap manusia mempunyai yang namanya infinitive future possibilities dan kemungkinan - kemungkinan tersebut selalu bertambah dan berkurang sesuai dengan pengetahuan dan perspektif manusia.
So, why do you cry when you can smile?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar